#08MANGGARAI

Mulai kelas 4 SD aku dan kakakku mas Agus didaftarkan masuk klub bola Putera Dewata. Latihannya 2 kali sepekan di lapangan bola Manggarai. Letaknya dekat stasiun kereta api Manggarai. Samping STM Karya Guna. Lapangannya sekarang udah gak ada. Udah jadi kantor tentara TNI AD. Jarak dari rumah ke Manggarai sekitar 4 km. Latihan dimulai jamLanjutkan membaca “#08MANGGARAI”

#07KEBONMANGGIS

Pindah ke Jakarta berarti pindah sekolah juga. Babe juga pindah kantor. Kalau aku gak salah Babe kantornya di Kobek Komando Perbekalan jalan Tongkol Jakarta Utara. Sebenarnya dari TNI AD sudah sediakan perumahan baru buat Babe. Rumah itu nanti jadi milik Babe. Letaknya di Pondok Gede. Tapi karena Pondok Gede waktu tahun 75 itu jauh benerLanjutkan membaca “#07KEBONMANGGIS”

#05SOLO

Ibuku asalnya Solo. Simbah kakung dan simbah putri tinggal di Nusukan. Mbah Kakung kiai di ndalem mangkunegaran. Biasa mimpin doa, tahlil dan acara-acara keagamaan di lingkungan keraton Surakarta. Sedangkan mbah putri entrepreneur. Bisniswoman. Beliau punya kios di pasar Nusukan. Komoditi dagangannya sembako. Mulai dari kelapa parut, minyak goreng, sampe tahu tempe ada semua. Mbah KakungLanjutkan membaca “#05SOLO”

#03CIBEUREUM

Tahun 70-an Cibeureum adalah sebuah desa. Letaknya di Cimahi yang masih bagian dari kota Bandung. Semakin tahun Cibeureum makin berkembang. Seperti juga daerah daerah lain di pulau Jawa. Rumah orang tua di Cibeureum cukup luas. Walau rumah dinas tentara tapi bukan rumah petak kecil. Seingatku halamannya besar. Pagar halaman ditanami pohon bluntas. Di bagian belakangLanjutkan membaca “#03CIBEUREUM”

#01TANJUNGPRIOK

Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta jadi tempat bersejarah buatku. Di sebuah klinik kecil aku lahir. Kalau kata ibu sih sejak di ambulan aku udah mbrojol. Istilah jawa untuk kelahiran yang lebih cepat. Waktu itu kapal laut yang membawa jamaah haji pulang dari Saudi Arabia merapat di dermaga Tanjung Priok. Turun dari kapal ibu langsung digotong keLanjutkan membaca “#01TANJUNGPRIOK”