#23KAMPUNGMELAYU

Ummi terus lanjut walau tanpa Aad. Kantor pindah lagi ke daerah Kampung Melayu Kecil. Karena Bambang anaknya sudah nambah gak cocok lagi berbagi ruangan dengan Ummi. Akhirnya aku yang tugas nunggu kantor. Mimih sedih aku keluar dari rumah gang Duren. Tapi ya mau bagaimana lagi tugas negara memanggil. Gang Duren Utan Kayu-Kampung Melayu gak terlaluLanjutkan membaca “#23KAMPUNGMELAYU”

#22KAYUMANIS1

Kantor Ummi di Kayumanis 1 ini gak lama. Posisinya hampir dekat ke arah jalan Pramuka. Seberang rel kereta api nanti ketemu pasar burung Pramuka. Seingat aku cuman beberapa bulan saja. Kantor ini rumah kontrakannya Adriano Rusfi pimpinan Ummi. Di sampingnya ada semacam paviliun. Karena kita redaksi cuman berlima jadi kantor sering sering pindah juga gakLanjutkan membaca “#22KAYUMANIS1”

#21CIPINANG

Kantor Ummi di Cipinang Ketoprak ini paling gak berkesan buatku. Yang tinggal di kantor ini bukan Bambang Sunaryo. Tapi Riyadh Rosyadi adik iparnya Bambang. Rosyad demikian biasa dipanggil orangnya pendiam. Ganteng dan pintar mijit. Pernah ada syaikh dari Kuwait berkunjung ke Indonesia. Sakit terus dipijit Rosyad terus sembuh. Rosyad kemudian diajak ke kuwait dan tinggalLanjutkan membaca “#21CIPINANG”

#20GANGDUREN

Setahun kerja di Ummi lumayan banyak pengalaman. Kalau selama ini hanya teori menulis yang diajarin di kampus, sekarang langsung dipraktekin. Aku bersyukur kuliahku sama kerjaanku related bener, istilahnya anak jaksel. Kan banyak orang yang antara kuliah sama kerjaan gak nyambung. Kuliah di pertanian tapi kerjanya di bank. Haha. Cuman yang gak tahan kerja di UmmiLanjutkan membaca “#20GANGDUREN”

#19KAYUMANIS7

Selama majalah Ummi terbit sudah lebih 10 kali pindah ‘kantor’. Pertama kali di rumah kontrakan bang Aad di Bukit Duri (aku belum bergabung), setelah itu belakang Kantor Pos Utan Kayu, pindah lagi ke Kayumanis 1, terus ke Cipinang Ketoprak, balik lagi ke Kayumanis 7 samping apotik Kayumanis. Dilanjutkan ke Kampung Melayu Kecil, Cipinang Muara, DurenLanjutkan membaca “#19KAYUMANIS7”

#18KALIBATA

Sebelum cerita tentang Ummi lebih detail. Ada satu tugas lagi yang mesti dilaksanakan yaitu bikin buletin jumat. Di Kalibata Utara waktu itu para ustadz bikin LPPD (Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Dakwah) Khairu Ummah. Ini semacam pelatihan mubaligh, penyedia ustadz buat acara taklim dan sekaligus tenaga khotib saat khotbah solat Jumat. Lokasi Khairu Ummah di lantaiLanjutkan membaca “#18KALIBATA”

#16LENTENGAGUNG32

Di IISIP banyak yang bikin kaos tulisannya LA32. Biar mirip initial kota Los Angeles di California Amrik. Alamat kampus memang di jalan raya Lenteng Agung no 32. Kenapa lo mention tempat Lenteng Agung sampai 4 kali Brur? Ya karena banyak kejadian di kampus ini. Termasuk jadian aku sama temen seangkatan. Ehm…! Mbak Hen dan mbakLanjutkan membaca “#16LENTENGAGUNG32”