#30PADANG

Padang jadi kota yang paling sering dikunjungi dibanding kota lain di Sumatera. Jaman sebelum reformasi 1998 pernah ke Padang sendiri naik bus ANS. Ada perkemahan para da’i di sekitar danau Singkarak. Aku waktu itu jadi semacam pelatih untuk kegiatan perkemahan itu. Ada sedikit insiden dengan warga di sekitar tempat perkemahan. Mereka datang bawa golok danLanjutkan membaca “#30PADANG”

#29MERAK-BAKAUHENI

Pernah di ulang tahun Annida yang keberapa aku lupa, Helvy ngusulin bikin buku antologi cerpen kru Annida. Judulnya 9 Mata Hati. Sembilan ini jumlah kru Annida waktu itu; Mabruri, Septi, Helvy, Dian, Avi, inayati, Haula, Dianti dan Mala. Masing -masing bikin dua cerpen jadi total ada 18 cerpen yang ada di buku itu. Yang bingungLanjutkan membaca “#29MERAK-BAKAUHENI”

#28JALANMEDE

Ketemu lokasi bakal kantor ummi ini aku gak sengaja. Waktu itu lagi nginap di rumah mimih gang Duren Utan Kayu. Pagi pagi ngajak jalan anak anak ke sekitaran rumah. Lewatin Jalan Mede ada rumah sudah tidak terurus dengan halaman luas. Di pagar rumahnya ada tulisan dijual. Aku masuk nemuin yang punya rumah. Memastikan rumah ituLanjutkan membaca “#28JALANMEDE”

#27KEMUNING

Jalan Kemuning Utan Kayu ini adalah kantor terakhir yang di kontrak Ummi. Setelah di Kemuning, Ummi pindah ke kantor milik sendiri di Jalan Mede Utan Kayu. Kantor Kemuning ini banyak menyimpan kenangan dan sejarah. Rumahnya sih sederhana. Tidak terlalu luas dan rumah sudah cukup tua. Halamannya kecil. Hanya bisa buat parkir satu mobil dan beberapaLanjutkan membaca “#27KEMUNING”

#26KAMPUNGDUKUH

Gak pernah kebayang sih kantor Ummi sampe ke jalan Dukuh sini. Letaknya di belakang kantor Jasa Marga pinggir tol jagorawi. Entah siapa yang nemuin rumah disini. Secara kru Ummi rumahnya gak ada yang deket deket sini. Tapi ya mungkin pertimbangan murah dan nyaman akhirnya kita kontrak juga. Kalau jumatan kita jalan kaki ke masjid JasaLanjutkan membaca “#26KAMPUNGDUKUH”

#25DURENTIGA

Kantor Ummi di Duren Tiga ini letaknya nyempil. Pas dibelokan yang hampir membentuk sudut 90 derajat. Nah kantor Ummi pas diujung siku. Ada jalan masuk satu mobil. Ketemu pintu gerbangnya. Kalau sudah masuk gerbang ada halaman cukup luas bisa muat 3 mobil dan beberapa motor. Buat ambil dan antar majalah dari percetakan ke para agen,Lanjutkan membaca “#25DURENTIGA”

#24CIPINANGMUARA

Kantor Ummi selanjutnya pindah ke Cipinang Muara. Letaknya persis pinggir jalan Basuki Rahmat. Jalan lingkar luar yang tembus ke Kampung Melayu dan Casablanca. Waktu kita pindah ke kantor Jalan Basuki Rahmat ini jalanan barunya belum selesai dibangun. Kali ini tak ada redaksi Ummi yang tinggal di kantor itu. Selain rumahnya kecil redaksi Ummi juga anaknyaLanjutkan membaca “#24CIPINANGMUARA”