#31WASHINGTONDC

Gak kebayang bisa pergi ke tempat jauh. Secara aku cuman wartawan majalah wanita muslimah. Bukan dari grup media besar pula. Tapi kalau rezeki memang gak kemana. Tahun 2004 bersama 10 wartawan nasional diundang kemenlu Amerika Serikat buat kunjungan ke negeri Paman Sam. Saya waktu itu Pemred majalah Ummi. Yang lain dari Kompas, Suara Pembaruan, Waspada,Lanjutkan membaca “#31WASHINGTONDC”

#30PADANG

Padang jadi kota yang paling sering dikunjungi dibanding kota lain di Sumatera. Jaman sebelum reformasi 1998 pernah ke Padang sendiri naik bus ANS. Ada perkemahan para da’i di sekitar danau Singkarak. Aku waktu itu jadi semacam pelatih untuk kegiatan perkemahan itu. Ada sedikit insiden dengan warga di sekitar tempat perkemahan. Mereka datang bawa golok danLanjutkan membaca “#30PADANG”

#29MERAK-BAKAUHENI

Pernah di ulang tahun Annida yang keberapa aku lupa, Helvy ngusulin bikin buku antologi cerpen kru Annida. Judulnya 9 Mata Hati. Sembilan ini jumlah kru Annida waktu itu; Mabruri, Septi, Helvy, Dian, Avi, inayati, Haula, Dianti dan Mala. Masing -masing bikin dua cerpen jadi total ada 18 cerpen yang ada di buku itu. Yang bingungLanjutkan membaca “#29MERAK-BAKAUHENI”

#28JALANMEDE

Ketemu lokasi bakal kantor ummi ini aku gak sengaja. Waktu itu lagi nginap di rumah mimih gang Duren Utan Kayu. Pagi pagi ngajak jalan anak anak ke sekitaran rumah. Lewatin Jalan Mede ada rumah sudah tidak terurus dengan halaman luas. Di pagar rumahnya ada tulisan dijual. Aku masuk nemuin yang punya rumah. Memastikan rumah ituLanjutkan membaca “#28JALANMEDE”

#27KEMUNING

Jalan Kemuning Utan Kayu ini adalah kantor terakhir yang di kontrak Ummi. Setelah di Kemuning, Ummi pindah ke kantor milik sendiri di Jalan Mede Utan Kayu. Kantor Kemuning ini banyak menyimpan kenangan dan sejarah. Rumahnya sih sederhana. Tidak terlalu luas dan rumah sudah cukup tua. Halamannya kecil. Hanya bisa buat parkir satu mobil dan beberapaLanjutkan membaca “#27KEMUNING”