#56ISTANBUL

Tahun 2022 lalu saya dan kawan kawan menyusuri Turki bagian timur. Tapi tetap singgah pertama di Istanbul. Waktu itu kami transit di Istanbul dan langsung ke Van. Jauh sebelumnya tahun 2018 kami juga traveling gunakan mobil ke Turki bagian barat. Waktu itu dari bandara Istanbul kami langsung nyetir mobil ke Edirne. Kota di ujung bagian barat Turki yang berbatasan dengan Yunani. Kalau di Indonesia dari Sabang sampai Merauke maka kalau di Turki dari Edirne sampai Kars. Dan kami berlima orang sudah jelajahi dengan kendaraan mobil.

Istanbul selalu menjadi persinggahan terakhir kami. Biasanya kami habiskan waktu 2 malam 2 hari di Istanbul. Cukuplah untuk eksplore beberapa destinasi yang wajib dikunjungi selama di Istanbul. Waktu pertama 2018 kami menginap di daerah litle ayasofia. Sekitar 2,5 km dari Ayasofia beneran. O ya selama di Istanbul kami sudah tidak naik mobil sewaan. Kami gunakan kendaraan umum. Metro atau bus. Jarang naik taksi. Saat yang kedua kami keliling Turki dapat penginapan yang nempel bener dengan masjid Ayasofia dan masjid Biru. Tahun 2018 Ayasofia waktu itu masih museum. Masuknya mesti bayar dan antri panjanggg. Tapi pas 2022 lalu Ayasofia sudah berfungsi jadi masjid. Masuk gratis dan setiap solat kita jamaah di masjid Ayasofia.

Istanbul ini enak. Kota metropolis dan suasananya seperti di eropa tapi rasanya asia. Soal makanan gak khawatir masalah halal haram. Karena mayoritas muslim jadi ya sebagian besar makanannya halal. Beda kalau di kota lain di eropa. Kita mesti pastikan bahwa rumah makan yang kita hampiri menyediakan menu halal. Selain ayasofia, masjid biru, istana topkapi, galata tower, bosphorus cruise sebenarnya masih banyak destinasi lain di Istanbul. Tapi memang gak cukup kalau waktu cuman 2 hari. Minimal sepekan di Istanbul baru bisa semua destinasi wisata dikunjungi.

Tahun 2018 lalu kami pas bulan April saat musim semi dan bunga Tulip bermekaran. Kami mampir ke taman Emirgen. Semua jenis bunga tulip aneka warna ada disini. Puas foto foto dan menikmati keindahan taman. Cuman ya mesti kuat jalan. Soalnya tamannya gede banget dan bikin kaki pegel kalau semua kluster kita kunjungi.

Grand Bazaar Istanbul juga jangan lupa dihampiri. Tempat segala macam barang ada disini. Mulai dari printal printil kayak gantungan kunci dan tempelan kulkas sampai karpet turki yang terkenal bagus juga ada. Tinggal sesuaikan saja dengan isi dompet.

#brurmabrur #selfiegrafie #365harimenulis

Diterbitkan oleh brurmabrur

Pernah menjadi Pemimpin Redaksi Majalah Ummi dan Annida. Kini aktif sebagai Presiden Komunitas Bambu Wulung. Sebuah komunitas yang mewadahi para pekerja, pemikir dan penyuka seni budaya. Ketua Bidang Humas PKS 2020-2025. Bisa dihubungi di ahmad.mabruri@gmail.com

Tinggalkan komentar