Kami berangkat jam 19.00 dari Bandara Soetta. Transit Singapura sekitar 4 jam dan langsung ke Istanbul.
Singapura-Istanbul 9022 km ditempuh dalam 11 jam. Pelayanan selama di pesawat not bad lah. Dapat makan 2x. Pertama sesaat setelah tinggal landas sekitar jam 3 pagi. Dan makan kedua 2 jam sebelum mendarat di Istanbul sekitar jam 7 pagi.
Kursi pesawat penuh. Turki memang jadi destinasi pilihan buat liburan. Konon turis yang darang ke Turki dari mancanegara naik 6,5 kali lipat dari sebelum pandemi covid19.
Kami sampai Istanbul pas hari Idul Adha. Sayang sudah agak siang jadi tak sempat ikut solat id. Di bandara Istanbul ramai penumpang yang akan mudik hari raya. Di Turki libur idul adha lebih panjang daripada idul fitri. Makanya banyak keluarga membawa anak anak yang masih kecil dan usia sekolah mudik ke kampung halaman.
Menunggu sekitar 4 jam di bandara kami langsung ke kota Van naik Turkish Air. Sekitar jam 4 sore pesawat mendarat di Van. Ada masalah sedikit tetiba kami sampai bandara Van. Pesanan mobil Fiat Aegea tak ada jadi diganti Scadia Duster. Atau di Indonesia namanya Renault Duster. No problem. Mobil masih baru jenis SUV. Asiknya lagi ini bahan bakarnya bisa bensin dan LPG. Buat muter-muter Turki lebih murah pakai gas.
Mampir hotel Toprak tempat kami menginap setelah itu tancap gas berburu sunset dari atas Van Kalesi atau benteng kastil Van.
Kastil Van ini dulu dibangun Armenia. Sekitar abad 11. Kini dikuasi Turki. Pas kita kesana jumpa dengan turis dari Armenia mereka bilang ini punya Armenia! Bukan punya Turki. Ya itu urusan situ lah dengan Turki. Buat kami yang penting mau healing healing.
Puncak kastil bisa kita tempuh dengan jalan kaki saja. Agak nanjak dan ngosngosan sih. Tapi semua itu terbayar ketika sampai atas. Pemandangan 360 derajat kota Van bisa kita sapu dari puncak kastil.
Deretan pegunungan. Kota Van yang relatif sepi dan rapih. Serta yang paling indah menyaksikan matahari terbenam di ujung danau Van yang biru dan tenang.
Danau Van danau terbesar di Turki dengan luas 3755 km2 dengan kedalaman 451 m. Bandingkan dengan danau Toba yang 1130 km2. Danau Van air asin dan danau Toba air tawar. Kalau di tengah danau Toba ada pulau Samosir. Di tengah danau Van ada pulau Akdamar. Rencana besok kita akan ke pulau Akdamar. Melihat gereja peninggalan bangsa Armenia.
Destinasi pertama melihat sunset dari kastil Van tercapai. Maghrib di musim panas ini sekitar jam 19.30. Sementara subuh sekitar jam 3 pagi.
Cuman apesnya karena nungguin sunset dari atas kastil. Pas pulang ternyata pintu gerbang tempat kita parkir mobil sudah dikunci oleh penjaga. Terpaksa lah kita panjat itu gerbang. Sayang pas saya panjat gak ada yang videoin. @brurmabrur
#brurmabrur #selfiegrafi #365harimenulis