#43MOSKOW

Dalam periode Okt 2009-2014 saya bertugas di kementerian komunikasi dan informatika. Mendampingi Menteri Tifatul Sembiring sebagai staf khusus bidang media dan humas. Hampir semua perjalanan ke luar negeri berkaitan dengan tugas tersebut.

Memang siapa yang merencanakan perjalanan luar negeri ini? Apakah inisiatif staf khusus atau dari masing masing direktorat jenderal yang ada di kominfo. Hampir semua perjalanan luar negeri saya direncanakan bukan oleh saya. Biasanya masing masing dirjen sudah punya agenda perjalanan ke luar negeri. Tinggal siapa yang berangkat nanti ditentukan sesuai kebutuhan. Dari 3 staf khusus menteri saya ditugasi untuk berpartner dengan ditjen IKP-informasi dan kebijakan publik dan ditjen SDPPI-sumber daya dan perangkat pos Indonesia. Sementara ditjen lain partner kerjanya staf khusus menteri lainnya.

Jika menteri komunikasi ada tugas ke luar negeri biasanya ia mengajak salah satu staf khususnya. Dan saya termasuk yang jarang diajak. Tapi kalau perjalanan dinas dalam negeri hampir semua saya yang dampingi.

Seingat saya perjalanan dinas ke luar negeri bersama menkominfo hanya 2 kota, Barcelona dan Istanbul. Selebihnya perjalanan luar negeri saya lebih sering bersama dirjen kominfo.

Salah satu dinas luar negeri yang menarik adalah ke negara Rusia. Waktu itu bersama dirjen IKP dalam rangka misi diplomasi melalui budaya Indonesia. Saya bersama beberapa jurnalis senior dan pegiat budaya keliling ke beberapa tempat di Moskow, Saint Petersburgh dan Belarus.

Duta besar Indonesia untuk Rusia waktu itu dijabat okeh Djauhari Oratmangun 2011-2016. Hampir semua perjalanan didampingi oleh beliau. Orangnya asyik. Murah senyum, dan sigap melayani.

Dalam bayangan kita dulu kalau dengar kata Moskow tentu agak gimana. Ibu kota negara komunis. Pastinya tidak akan sebebas seperti kota kota di negara Amerika atau Eropa. Ternyata Moskow itu keren dan cantik. Destinasi yang mesti dikunjungi adalah icon kota Moskow yaitu red square atau lapangan merah dan St Basil Chatedral. Area ini sangat luas dan hampir selalu penuh dengan pengunjung dan turis. Banyak tentara patroli di sekitar ini karena letaknya dekat dengan kantor kepresidenan Rusia. Sayang waktu itu tidak sempat masuk ke St Basil Chatedral karna sudah tutup. Jadi kami hanya puas berfoto dari luar saja.

Selama di Moskow kami juga berkunjung ke kantor berita Rusia TASS. Bertemu dengan pimpinan kantor berita, berdiskusi dan meningkatkan kerjasama yang lebih intens dengan kantor berita iIndonesia, Antara. Selain itu kami juga kunjungan ke salah satu perguruan tinggi kedinasan di Moskow. Kita tampilkan Ismi Halida pemain biola yang ikut serta dalam kenjungan ini. Selain terampil menggesek biola Ismi juga suaranya merdu. Diplomasi Indonesia selain dengan jalur politik tentu lebih luwes lagi jika diiringi dengan diplomasi budaya.

#brurmabrur #selfiegrafi #365harimenulis

Diterbitkan oleh brurmabrur

Pernah menjadi Pemimpin Redaksi Majalah Ummi dan Annida. Kini aktif sebagai Presiden Komunitas Bambu Wulung. Sebuah komunitas yang mewadahi para pekerja, pemikir dan penyuka seni budaya. Ketua Bidang Humas PKS 2020-2025. Bisa dihubungi di ahmad.mabruri@gmail.com

Tinggalkan komentar