Cuman sekitar 7 tahun aku tinggal di Cibereum Cimahi. Naik kelas 3 SD mesti ikut babe pindah tugas ke Jakarta. Yah namanya juga tentara mesti siap siaga ditugaskan dimana saja. Yang aku ingat ada truk besar angkut perabotan dari Cimahi ke Jakarta. Beberapa hari setelah truk perabotan meluncur ke Jakarta baru kami sekeluarga pindah. Babe, ibu dan 7 orang anak. Adikku yang bungsu berarti masih umur 3 tahun. Babe waktu itu selain ada mobil dinas Gaz warna hijau tentara punya juga sedan Holden warna putih hijau. Kami sekeluarga pindah naik Holden itu.
Di Jakarta kami tinggal di mess tentara. Letaknya pinggir jalan utama Matraman Raya 104. Mess tempat tinggal kami ini adalah bagian terdepan dari komplek tentara yang dikenal dengan sebutan Bearland. Bearland terdiri dari 14 Kesatrian. Rumah yang kami tempati masuk Kesatrian 1 karena letaknya di depan. Dibandingkan rumah dinas di Cimahi mess di Matraman Raya ini jauh lebih kecil rumahnya. Halamannya aja yang luas.
Ceritanya mess ini dulu rumah pejabat Belanda. Rumah utamanya besar dan kokoh. Plafonnya tinggi sekitar 8 meteran. Kusen pintu dan jendela dari kayu jati balok ukuran besar. Di sekitar rumah utama itu ada rumah pembantu, kandang kuda dan kandang ayam.
Nah kami pindah ke rumah utama ini. Cuman masalahnya rumah utama ini bukan untuk keluargaku saja. Kita berbagi dengan 2 keluarga tentara yang lain. Jadi rumah utama ini disekat sedemikan rupa jadi tempat tinggal 3 keluarga. Keluarga pak Sutrisno menempati bagian depan, keluarga pak Sugiman bagian belakang dan keluarga kami pak Suharno bagian tengah rumah. Kebayang kan betapa sempitnya ‘rumah’ kami. Keluarga dengan 7 anak cuman menempati 2 ruangan.
Selain kami 3 keluarga di rumah utama. Di mess tentara ini juga tinggal 6 keluarga lain yang menempati rumah rumah petak kecil di sekeliling rumah utama. Yang paling parah adalah kita semua 9 keluarga ini gak punya kamar mandi dan toilet pribadi. Hanya ada 3 kamar mandi umum dan 2 WC umum. Jadi kalau pagi mau berangkat sekolah atau kerja kita antri mandi 9 keluarga di 3 kamar mandi. Belum lagi kalau urusan buang hajat. Letak WC yang agak di belakang dan kita mesti bawa seember air sendiri untuk siram dan bersihkan bekar beabe kita. Sedih deh kalau inget perut kita udah mules bener tapi antrian bab panjang. Nahan kebeletnya itu yang kita gak tahan.
Matraman raya ini jalan utama yang menghubungkan 3 kotamadya yaitu Jakarta Timur, Selatan dan Pusat. Kalau kita naik kendaraan dari arah Jatinegara menuju Salemba maka perempatan Matraman ini jadi simpul. Kalau ke arah kiri menuju pintu air manggarai maka masuk jakarta Selatan, kalau terus Salemba masuk Jakarta Pusat sedangkan kalau ambil kanan arah Pramuka masuk Jakarta Timur.
Walaupun rumah mess kecil tapi posisi rumah matraman raya ini sangat strategis. Pinggir jalan Raya 4 jalur. Dulu di seberang rumah ada toko buku Pustaka Dian. Samping toko buku ada Bizar Taylor. Penjahit baju terkenal pada jamannya. Masih satu deret dengan Bizar taylor ada perkampungan orang Ambon. Anak Bearland seringkali tawuran sama anak kampung Ambon ini. Selain dengan anak kampung Ambon lawan tanding tawuran anak Bearland adalah anak Palmeriam dan anak Tegalan. Pokoknya tiada hari tanpa tawuran buat anak Bearland.
Halaman mess Matraman Raya 104 ini luas. Ada pohon asem jawa dan pohon sengon besar tumbuh di halamannya. Kami anak anak puas maen di halaman ini. Mulai main dampu, bentengan, petak umpet, galasin, main kasti, main bola, main karet, main volley bisa dimainin disini.
Buat sodara sodara kami yang tinggal di luar kota, kalau ada perlu di Jakarta maka rumah matraman ini jadi tempat singgah. Mau cari sekolah, mau lanjutin kuliah, mau wawancara kerja dll. Selalu rumah ini jadi rujukan. Gampang dicari. Di pinggir jalan raya. Semua kendaraan umum ke segala jurusan pastinya lewat depan rumah.
Dalam sejarah pergerakan Islam era reformasi. Musholla Matraman Raya 104 ini jadi salah satu saksi sejarah. Sebelum orang-orang yang terlibat kemudian mendirikan partai. Nanti ya detailnya kita sambung di sessi lain. Sekarang kita ngomongin masa bermain si Brur kecil di Bearland ini.
Semoga bermanfaat
SukaSuka
Aamiin…
SukaSuka